Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tutorial Membuat Script Phpinfo untuk Website

Mau Cms apa pun yang digunakan untuk membangun website pasti ada syarat syarat yang akan dibutuhkan, contohnya WordPress paling minimal memakai versi PHP 5.2.4. Beberapa pengaturan PHP bisa diganti dan sebagian lainnya tidak, tergantung pada konfigurasi server. Namun semuanya bisa ditemukan di dalam file phpinfo. Tutorial ini akan memandu Anda untuk melihat informasi PHP di akun hosting Anda dengan menggunakan alat yang tersedia di control panel atau dengan membuat langsung file phpinfo. Dalam kedua hal tersebut, kita akan bisa melihat module PHP mana yang aktif di server dan bagaimana konfigurasinya. Cara seperti ini juga bisa berguna bila Anda ingin mengetahui batasan akun hosting Anda, seperti max_execution_time, memory_limit, post_max_size, dll.



Apa saja yang dibutuhkan ?

  • Akses ke control panel hosting anda  atau akun FTP ke hosting anda

Cara 1 - Cek Versi PHP langsung dari cpanel

informasi PHP langsung bisa dilihat kalau pakai cpanel dengan menggunakan menu PHP Info. Cara seperti ini sangat gampang dilakukan karena Anda tidak perlu file tambahan apapun di akun hosting Anda. Fitur PHP Info dapat ditemukan di kategori Advanced di Dashboard.


Sesudah tersebut, Kamu akan dibawa ke halaman yang memuat seluruh kabar mengenai versi PHP Kamu selagi ini, module dan nilainya. Untuk saksikan pengaturan lainnya, Kamu mampu menggeser layar ke bawah. Jikalau Kamu idamkan menemukan tidak benar satu info modul/kegunaan, Kamu sanggup menekan tombol CTRL + F terhadap keyboard untuk memunculkan kotak pencarian di browser Kamu.


Selamat! Sekarang Kamu telah mempelajari bagaimana cara membuka phpinfo bersama dengan memakai fitur berasal dari control panel hosting Kamu.


Cara 2 – Memeriksa info PHP bersama dengan menyebabkan arsip Phpinfo


Bila hosting Kamu bukan sediakan alat untuk menampilkan fitur layaknya di Opsi 1, Kamu bukan kudu risi. Kamu konsisten dapat meraih hasil yang serupa bersama dengan cara memicu arsip spesiļ¬k di didalam akun hosting Kamu. Arsip ini nantinya yang akan menampilkan seluruh berita PHP dan dapat diakses lewat web site browser.


Langkah 2.1 – Menyebabkan arsip phpinfo


Tersedia lebih dari satu cara untuk menyebabkan arsip phpinfo. Didalam tutorial ini, kami akan mempelajari bagaimana cara melakukannya bersama mengenakan Arsip Manager, tetapi, hasil yang serupa sanggup juga didapatkan bersama sebabkan arsip di komputer lokal Kamu, lalu lantas meng-upload-nya ke server bersama mengenakan pelaksanaan Ftp.


Lanjutkan bersama terhubung control panel akun hosting Kamu, lalu buka Arsip Manager. Klik tombol Arsip untuk memicu arsip baru.



Di kolom isian New Arsip Name, masukkan phpinfo.php. Di kolom ke-2, Kamu mampu menentukan bersama memahami di folder mana Kamu dambakan menyimpan arsip itu. Di dalam kebanyakan persoalan, Kamu sanggup memasukkan /Public_Html disini. Arsip Kamu akan dibuat di direktori root terhadap situs Kamu.


Sehabis selesai, tekan tombol Create new arsip.


Langkah 2.2 – Meng-Edit Arsip


Terhadap bagian ini, Kamu akan udah punyai arsip kosong baru bernama phpinfo.php di direktori public_html. Sekarang, pilih arsip itu dan tekan tombol Edit untuk mengubah isi arsip.


copy baris kode berikut ini dan paste ke text editor Anda:

<?php
 
phpinfo();
 
?>
Setelah selesai, tekan tombol Save Changes

Selesai! Sekarang Kamu udah membawa dampak arsip PHP baru yang akan mengeluarkan info pengaturan Php. Layaknya yang udah disebutkan sebelumnya, hasil yang mirip juga dapat Kamu dapatkan bersama dengan memakai pelaksanaan Ftp:

1. Gunakan text editor untuk membawa dampak arsip bernama phpinfo.php di komputer Kamu

2. Edit arsip dan masukkan kode berikut ini:

<?php
 
phpinfo();
 
?>

3. Upload arsip mengenakan pelaksanaan ftp dan letakkan di folder public_html.

Langkah 2.3 – Memeriksa kabar PHP di browser

jika Kamu sebelumnya sudah mengikuti tutorial ini, fileph Kamu seharusnya udah berada di direktori public_html dan bernama phpinfo.php, yang artinya sekarang udah dapat diakses bersama dengan cara memberikan /phpinfo.php di bagian akhir alamat domain Kamu terhadap address bar. Contohnya: https://www.rebelsec.id/phpinfo.php

Kamu akan menyaksikan hasil yang juga layaknya ini, sementara arsip diakses berasal dari website browser:



Author
Author “Yes I'm seeking for someone, to help me. So that some day I will be the someone to help some other one.”

Post a Comment for "Tutorial Membuat Script Phpinfo untuk Website"